Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Keterampilan Ekonomi Kreatif melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi bagi Warga Home Bekonang Sukoharjo Anwari Adi Nugroho; Nur Rokhimah Hanik; Ratna Dewi Eskundari; Mutia Zakiyyatus Sabrina; Tyas Indriasari
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2271

Abstract

Keterbatasan keterampilan ekonomi kreatif masih menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, khususnya bagi warga Paguyuban Perumahan Home Bekonang, Sukoharjo. Sebagian besar ibu rumah tangga belum memiliki keterampilan untuk menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi. Selain itu, kondisi lingkungan perumahan yang berdekatan dengan kawasan industri menyebabkan ketidaknyamanan akibat bau limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi sebagai salah satu produk ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, sosialisasi program, pretest, penyuluhan, pelatihan dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan selama dua minggu, serta evaluasi melalui posttest dan penilaian kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dengan nilai N-Gain sebesar 0,86 yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, aspek sikap memperoleh rata-rata skor 3,48 dengan kategori sangat baik, aspek keterampilan memperoleh rata-rata skor 3,59 dengan kategori sangat baik, dan kualitas produk lilin aromaterapi yang dihasilkan oleh lima kelompok peserta memperoleh rata-rata skor 3,50 dengan kategori sangat layak. Program ini juga menghasilkan luaran berupa panduan pembuatan lilin aromaterapi serta meningkatkan motivasi peserta untuk mengembangkan usaha ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan pembuatan lilin aromaterapi terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas warga Perumahan Home Bekonang sekaligus berpotensi mendukung pengembangan usaha ekonomi kreatif dan kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan.
Effect of AB Mix Concentration on Height and Leaf Number of Hydroponic Ipomea reptans Tyas Indriasari; Hemalia Susanti; Melinda Agustina; Mutia Zakiyyatus Sabrina; Suwarto Suwarto
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11278

Abstract

Ipomoea reptans is a widely consumed leafy vegetable with high potential for hydroponic cultivation, which is greatly influenced by nutrient management. This study aims to determine the effect of various AB Mix solutions with different concentrations on plant growth and to identify the optimal concentration for plant development. The experiment was conducted in a greenhouse at Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo using a completely randomized design (CRD) with three concentrations of AB Mix solution: high (5 ml/l), medium (3 ml/l), and low (1.5 ml/l), with five replicates for each treatment. Plant height and number of leaves were observed as growth parameters. Data were analyzed using one-way ANOVA at a 5% significance level, followed by Tukey's post hoc test. The results showed that various concentrations of AB Mix significantly affected plant height and number of leaves (P<0.05). The medium concentration (3 ml/l) showed the highest plant height and number of leaves compared to the other treatments. It can be concluded that a 3 ml/l AB Mix nutrient concentration is the most optimal for promoting the vegetative growth of Ipomoea reptans in hydroponic conditions and can be recommended as a practical guide for hydroponic cultivation to enhance plant vegetative growth.