Evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan komponen strategis dalam manajemen pendidikan yang berperan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, profesionalisme guru, serta efektivitas kepemimpinan sekolah. Namun, implementasi evaluasi PAI masih menghadapi berbagai kendala, seperti penilaian yang berorientasi pada aspek kognitif, kurangnya penerapan prinsip evaluasi secara menyeluruh, serta belum optimalnya pemanfaatan hasil evaluasi dalam perbaikan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep evaluasi pembelajaran PAI, prinsip-prinsip evaluasi yang diterapkan, serta relevansinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui perspektif manajemen pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, hasil penelitian, dan dokumen pendukung yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahap reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI yang efektif harus menerapkan prinsip kontinuitas, komprehensif, objektivitas, keadilan, akuntabilitas, praktis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Selain itu, integrasi teknologi, supervisi akademik, pengembangan profesional guru, serta refleksi berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas evaluasi dan mutu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukuran hasil belajar, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam manajemen pendidikan untuk mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan kompetensi guru, memperkuat kepemimpinan sekolah, serta mewujudkan pendidikan Islam yang bermutu dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026