Perkembangan pariwisata kontemporer menunjukkan pergeseran dari konsumsi destinasi menuju konsumsi pengalaman yang berbasis ruang, narasi, dan visualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi lanskap pertanian menjadi ruang konsumsi pengalaman melalui keberadaan Singgah De Sawah sebagai café berbasis agro-landscape tourism di wilayah peri-urban Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan teknik observasi lapangan, pencatatan menu, serta analisis tematik berbasis teori experience economy dan tourist gaze. Hasil penelitian menunjukkan bahwa café ini mengonstruksi pengalaman wisata melalui hibridisasi kuliner lokal-global, branding emosional pada menu, serta komodifikasi lanskap sawah sebagai ruang konsumsi estetika. Selain itu, media sosial berperan dalam memperkuat ekspektasi dan makna pengalaman wisata sebelum kunjungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Singgah De Sawah merepresentasikan bentuk baru agro-landscape café tourism yang mengubah sawah dari ruang produksi menjadi ruang konsumsi pengalaman.
Copyrights © 2026