Pemanfaatan TikTok dan Instagram sebagai media edukasi semakin berkembang seiring dengan transformasi pembelajaran digital. Namun, penggunaan platform tersebut juga menghadirkan persoalan etika akademik, terutama terkait plagiarisme, validitas informasi, dan perlindungan hak cipta. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru terhadap pemanfaatan TikTok dan Instagram sebagai media edukasi serta penerapan etika akademik dalam praktik pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru yang memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang TikTok dan Instagram sebagai media yang mampu meningkatkan kreativitas, keterlibatan, dan kualitas pengalaman belajar peserta didik. Pemanfaatannya disertai praktik etis melalui pencantuman sumber, verifikasi informasi, penghormatan terhadap hak cipta, dan penguatan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas media sosial sebagai sarana edukasi tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga oleh kemampuan guru mengintegrasikan etika akademik ke dalam pembelajaran digital.
Copyrights © 2026