Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang menuntut pasien mampu menjalankan perawatan diri secara konsisten untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan perawatan diri adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan self-care activities pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Ubud I. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 106 responden dilibatkan dalam penelitian ini dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner HDFSS dan SDSCA yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori baik (62,3%) dan self-care activities kategori baik (76,4%). Hasil uji Rank Spearman menunjukkan nilai p = 0,001 dengan koefisien korelasi r = 0,577, yang mengindikasikan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan self-care activities. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan self-care activities, sehingga peningkatan peran keluarga diperlukan untuk mendukung pengelolaan diabetes melitus tipe 2 secara optimal.
Copyrights © 2026