Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya variasi modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengakibatkan rendahnya semangat belajar siswa. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendesain serta menguji tingkat kelayakan dan kepraktisan modul ajar P5 bagi siswa kelas IV SD Negeri 1 Kuala Simpang. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model ADDIE yang mencakup lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Produk divalidasi oleh tiga validator ahli serta diujicobakan pada skala kecil. Hasil validasi materi memperoleh persentase 100% (sangat layak), validasi media 80% (sangat layak), dan validasi bahasa 91,11% (layak). Sementara itu, uji kepraktisan melalui angket respon guru memperoleh persentase 98% (sangat praktis) dan angket respon siswa memperoleh 95,3% (sangat praktis). Dapat disimpulkan bahwa modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini sangat layak dan sangat praktis diterapkan sebagai solusi efektif dalam mengatasi permasalahan keterbatasan variasi bahan ajar.
Copyrights © 2025