Sukma: Jurnal Pendidikan
Vol. 10 No. 1 (2026)

Pendidikan Moral ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN KRISIS PENDIDIKAN MORAL: ANALISIS KOMPARATIF PERSPEKTIF ARISTOTELES DAN IBN MISKAWAYH

ELSA KUSUMA (Paramadina University)
Sunaryo (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan serius bagi pembentukan moral peserta didik. Di satu sisi, AI menawarkan efisiensi dan personalisasi pembelajaran, tetapi di sisi lain berpotensi memperdalam krisis otonomi manusia, kejujuran akademik, dan tanggung jawab moral. Artikel ini bertujuan menganalisis krisis pendidikan moral di era AI melalui pendekatan etika kebajikan dengan membandingkan pemikiran Aristoteles dan Ibn Miskawayh. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan hermeneutika komparatif terhadap karya-karya utama kedua tokoh serta literatur kontemporer mengenai etika AI dalam pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik Aristoteles maupun Ibn Miskawayh memandang pendidikan moral sebagai proses pembentukan disposisi jiwa melalui kebiasaan, praktik sosial, dan keseimbangan antara akal serta emosi. Perspektif ini mengungkap keterbatasan pendekatan etika AI yang bersifat prosedural dan teknokratis. Artikel ini berargumen bahwa integrasi AI dalam pendidikan harus ditempatkan secara instrumental dan subordinatif terhadap tujuan pembentukan karakter. Dengan demikian, etika kebajikan Aristoteles dan Ibn Miskawayh menawarkan kerangka normatif alternatif yang relevan untuk merespons krisis moral pendidikan di era digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sukma

Publisher

Subject

Education

Description

SUKMA: Jurnal Pendidikan is an academic journal bi-annually published in Indonesia. It covers issues related to education in general: teacher, student, school management, curricula, teaching methods, teaching evaluations, education best practices, learning materials, et ...