Perkembangan teknologi dan penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi sebagai kompetensi penting abad ke-21. Namun, implementasi pembelajaran Deep learning pada mata pelajaran Informatika serta kontribusinya terhadap pengembangan ketiga kemampuan tersebut masih belum banyak dikaji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Deep learning pada mata pelajaran Informatika di SMAN 9 Malang serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep learning dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring, serta penilaian perkembangan kompetensi siswa. Pembelajaran didukung oleh Project Based Learning, diskusi kelompok, praktik coding, presentasi, dan studi kasus kontekstual. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi siswa serta didukung oleh budaya pembelajaran sekolah.
Copyrights © 2026