Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konstruksi pengetahuan teknis siswa dalam proses pembelajaran jaringan berbasis simulasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Data diperoleh melalui wawancara dengan siswa dan guru, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola pembentukan pengetahuan teknis selama proses pembelajaran secara sistematis dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pengetahuan teknis siswa terbentuk melalui empat aspek utama, yaitu transformasi pemahaman konseptual, kondisi metakognitif, proses belajar praktik, dan penguatan kompetensi praktis. Transformasi pemahaman konseptual ditandai dengan perubahan pemahaman siswa dari abstrak menjadi lebih konkret melalui simulasi. Kondisi metakognitif menunjukkan berkembangnya kesadaran siswa dalam memantau dan mengevaluasi proses berpikirnya. Proses belajar praktik menjadi ruang utama bagi siswa dalam membangun pengalaman teknis melalui aktivitas simulasi dan troubleshooting. Sementara itu, penguatan kompetensi praktis merupakan hasil dari proses belajar berkelanjutan yang meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapan praktik nyata. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan Cisco Packet Tracer mampu membangun pengetahuan teknis siswa secara bertahap, reflektif, dan terintegrasi, serta menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Copyrights © 2026