Penghidrorengkahan fraksi distilat vakum tar batubara dilakukan menggunakan katalis NiMo/Al2O3 -SiO2 dalam reaktor autoclave dengan sistem batch untuk menghasilkan bahan bakar minyak.Pengaruh temperatur reaksi (400 – 450o C) dan tekanan hidrogen awal (80-120 bar) pada sifat fifi sikadan kimia produk penghidrorengkahan diteliti. Sifat produk mengalami peningkatan mutu setelahpenghidrorengkahan dengan penurunan kadar pengotor (sulfur dan nitrogen) dan SG 60/60o F sertapeningkatan nilai rasio mol H/C. Kondisi percobaan pada temperatur 450 o C dan tekanan hidrogen120 bar memberikan hasil terbaik yaitu penurunan nilai SG 60/60o F, sulfur dan nitrogen dari 1,1127;0,39 % brt dan 1,75 %brt pada umpan menjadi 0,9154; 0,008% brt dan 0,54% brt pada produk. Rasiomol H/C mengalami peningkatan dari 1,18 pada umpan menjadi 1,52 pada produk. Fraksi-fraksiproduk penghidrorengkahan dipisahkan menggunakan simulasi distilasi dengan kromatografifi gas danhasilnya berupa fraksi nafta 22,7% vol dan fraksi distilat tengah 56,2% vol. Hasil ini memperlihatkanfraksi distilat vakum tar batubara dapat ditingkatkan mutunya melalui penghidrorengkahan dandidapatkan fraksi-fraksi lebih ringan yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan bakar minyakatau komponen blending bahan bakar minyak.
Copyrights © 2015