Penelitian ini berangkat dari krisis spiritualitas Kristen kontemporer yang ditandai meningkatnya aktivitas keagamaan, namun melemahnya praktik perenungan Firman sebagai disiplin formasi rohani. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara teologis makna merenungkan Firman dalam Yosua 1:8 serta merekonstruksi relevansinya bagi spiritualitas Kristen masa kini. Permasalahan utama penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara kajian eksegetis Yosua 1:8 dan penerapannya terhadap krisis spiritualitas performatif kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegesis biblika integratif melalui analisis struktural, literal, dan leksikal-semantik terhadap kata h?g?h, dilaksanakan melalui tahapan studi teks, perbandingan terjemahan, analisis leksikal, integrasi teologis, dan refleksi aplikatif. Hasil penelitian menunjukkan pola teologis Firman-meditasi-ketaatan-keberhasilan sebagai paradigma formasi rohani. Sehingga dapat diketahui bahwa meditasi Firman merupakan disiplin transformatif yang menopang ketaatan dan keberhasilan teologis. Kontribusi penelitian ini terletak pada sintesis eksegesis dan teologi spiritual serta pembacaan integratif Yosua 1:8 bagi konteks kontemporer.
Copyrights © 2026