Serangan jantung di luar rumah sakit atau Out-of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) adalah masalah kesehatan internasional, dan tingkat kelangsungan hidup yang dilaporkan setelah OHCA sangat bervariasi. Kelangsungan hidup pasien dengan OHCA dapat ditingkatkan dengan memberikan pertolongan yang segera dan maksimal, seperti cardiopulmonary resuscitation (CPR), defibrilasi dini, dan perawatan lanjutan dini. Jumlah penolong dikomunitas perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi serangan jantung di luar rumah sakit atau Out-of Hospital Cardiac Arrest (OHCA). Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah penolong dikomunitas yaitu dengan melibatkan masyarakat awam untuk mendapatkan pelatihan dan kemudian memberikan kesempatan para masayarakat awam yang sudah terlatih untuk melatih apa sudah mereka pelajari ke teman, orang tua atau saudara sehingga di waktu yang bersamaan banyak orang bisa teredukasi. Pelatihan CPR untuk masyarakat umum atau orang awam yang dikenal juga dengan lay rescuer dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk memberikan pertolongan pertama berupa cardiopulmonary resuscitation (CPR) sebagai respons terhadap serangan jantung mendadak. Hasil menunjukkan usia responden dalam rentang 20-55 tahun, mayoritas perempuan (63,3%) dan 90% belum pernah mengikuti pelatihan BHD. Setelah pelatihan, 73,4% responden memiliki pengetahuan baik dan 73,3% terampil melakukan bantuan hidup dasar.
Copyrights © 2026