Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 4 No. 4 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)

Pendekatan Preventif Melalui Edukasi Dan Skrining Infeksi Menular Seksual Pada Populasi Berisiko Tinggi

Iin Fadhilah (Institut Kesehatan dan Bisnis St. Fatimah Mamuju)
Rezqiqah Aulia Rahmat (Universitas Bosowa)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2026

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas hidup. Penularan IMS dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perilaku seksual berisiko, kurangnya pengetahuan, rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta stigma terhadap pemeriksaan dan pengobatan. Keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan komplikasi serius, meningkatkan risiko penularan kepada pasangan, serta memperbesar peluang terjadinya infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining dini merupakan strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah perilaku kesehatan, serta mempercepat deteksi kasus di masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Infeksi Menular Seksual, meningkatkan kesadaran melakukan skrining secara sukarela, mengenali faktor risiko dan gejala awal, serta mendorong perilaku pencegahan melalui pendekatan edukatif dan konseling. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026 di salah satu wilayah kerja puskesmas dengan melibatkan 50 peserta dari populasi berisiko tinggi yang mengikuti kegiatan secara sukarela. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, konseling individual, pembagian media edukasi, skrining IMS sesuai prosedur pelayanan kesehatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 58,6 sebelum edukasi menjadi 91,4 setelah intervensi. Sebanyak 94,0% peserta mampu menjelaskan cara penularan IMS, 92,0% mengenali tanda dan gejala awal, 90,0% memahami pentingnya skrining berkala, 88,0% bersedia melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai anjuran tenaga kesehatan, dan 96,0% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Kesimpulan: Edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining IMS efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapan masyarakat dalam melakukan deteksi dini Infeksi Menular Seksual. Pendekatan preventif berbasis edukasi dan skrining perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, puskesmas, dan masyarakat untuk menurunkan angka penularan serta meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpemas

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Health Professions Nursing

Description

Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan ...