Latar Belakang : Hiperurisemia adalah keadaan meningkatnya kadar asam urat dalam darah yang berpotensi menimbulkan komplikasi berupa gout artritis maupun gangguan kardiovaskular. Teh hijau (Camellia sinensis) mengandung senyawa bioaktif seperti epigallocatechin gallate (EGCG) dan flavonoid yang berpotensi mengurangi kadar asam urat dengan cara menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase. Tujuan Penelitian : Menganalisis efek konsumsi teh hijau terhadap kadar asam urat pada individu dengan hiperurisemia. Metode Penelitian : Penelitian pre-exsperimental dengan cara one group pre-test post-test pada 30 responden hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari. Intervensi teh hijau dilakukan selama 14 hari, data dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil Penelitian: Rerata kadar asam urat sebelum pemberian teh hijau sebesar 8,00 mg/dL dan sesudah pemberian teh hijau sebesar 6,88 mg/dL. Berdasarkan uji statistik paired sample t-test didapatkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian teh hijau terhadap kadar asam urat pada penderita hiperurisemia.
Copyrights © 2025