Rendahnya pemahaman murid mengenai hak dan kewajiban kesiapan kerja dapat menyebabkan rendahnya kesiapan menghadapi dunia kerja. Pembelajaran Pendidikan Pancasila masih didominasi pendekatan teoritis sehingga murid kesulitan menghubungkan materi dengan situasi ketenagakerjaan dalam konteks nyata. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kesadaran hak dan kewajiban kerja murid kelas X TPM 1 SMKN 3 Surabaya melalui penerapan role play berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran deep learning. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dalam desain PTK dua siklus dengan tiga pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan role play berbasis PBL meningkatkan pemahaman murid terhadap hak dan kewajiban kerja. Sebelum bertindak, pemahaman murid masih bersifat umum dan belum terkait dengan konteks dunia kerja. Setelah pembelajaran dilaksanakan, murid mampu memahami konsep hak dan kewajiban dengan situasi ketenagakerjaan, memahami mekanisme pemanggilan hak pekerja secara hukum, serta menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah secara lebih sistematis. Pembelajaran juga meningkatkan partisipasi dan antusiasme murid selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi role play berbasis PBL mengutarakan deep learning efektif meningkatkan kesadaran hukum ketenagakerjaan dan kesiapan kerja murid SMK.
Copyrights © 2026