Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas positif yang digunakan santriwati dalam mengatasi homesickness dan menganalisis hubungannya dengan fokus akademik, mengingat tinggal jauh dari keluarga dapat menimbulkan perasaan rindu, kesepian, dan kesulitan beradaptasi di asrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam santriwati dan satu pembina asrama, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola aktivitas dan pengaruhnya terhadap fokus belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh santriwati mengalami homesickness terutama pada masa awal tinggal di asrama, dan mereka mengatasinya melalui berbagai aktivitas positif, seperti menghafal Al-Qur’an, membaca, menulis, bercerita dengan teman, serta mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, yang terbukti membantu mengurangi rasa rindu, meningkatkan kenyamanan, dan memperkuat fokus belajar. Peran pembina asrama juga signifikan melalui pengelolaan kegiatan, pendampingan personal, dan pengawasan rutin. Secara keseluruhan, kombinasi aktivitas positif yang terarah dan dukungan pembina efektif dalam membantu santriwati beradaptasi secara emosional dan mempertahankan fokus akademik, memberikan implikasi penting bagi pengelolaan asrama dan pengembangan program dukungan psikososial bagi santriwati baru.
Copyrights © 2026