Keragaman etnis dan budaya di Indonesia melahirkan tantangan besar dalam menjaga harmoni bangsa, sehingga internalisasi sikap moderat perlu ditanamkan sejak dini untuk menangkal radikalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama melalui kegiatan pembiasaan pada anak usia 5-6 tahun di RA Kusuma Mulia Adan-adan, Kediri. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis, data dihimpun melalui observasi nonpartisipan selama tiga bulan, wawancara mendalam dengan guru, orang tua, dan anak didik, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai Aswaja yang meliputi tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawasuth (jalan tengah), dan i'tidal (keadilan) berhasil diinternalisasikan secara optimal melalui program pembiasaan rutin, spontan, dan keteladanan. Dampak dari penerapan ini tidak hanya memicu perkembangan moral keagamaan anak di sekolah, tetapi juga berhasil mengkristal menjadi karakter harian yang dipraktikkan anak di lingkungan rumah melalui sinergi positif antara pendidik dan wali murid
Copyrights © 2026