Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi pengelolaan infrastruktur jalan kabupaten/kota di Indonesia dengan menerapkan metode Data Envelopment Analysis (DEA) model Variable Returns to Scale (VRS). Analisis dilakukan untuk periode 2023–2024 dengan menggunakan variabel input berupa total panjang jalan dan panjang jalan tidak mantap, serta output berupa panjang jalan mantap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi antarprovinsi bervariasi, terutama dalam kemampuan mengonversi jaringan jalan yang dimiliki menjadi jalan mantap. Perbandingan skor DEA dua tahun menunjukkan bahwa posisi relatif provinsi terhadap frontier berubah secara dinamis, dengan sebagian daerah mengalami peningkatan efisiensi dan sebagian lainnya mengalami penurunan. Rata-rata efisiensi nasional berada pada angka sekitar 0.79, yang mengindikasikan bahwa pemanfaatan sumber daya dalam pengelolaan jaringan jalan masih belum optimal di banyak wilayah. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kinerja teknis dan perencanaan berbasis efisiensi untuk mendorong peningkatan proporsi jalan mantap di Indonesia.
Copyrights © 2026