Kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak terhadap perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor yang meningkatkan kerentanan anak terhadap kekerasan seksual adalah rendahnya pemahaman mengenai area privasi tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep area privasi melalui edukasi Body Safety sebagai upaya preventif terhadap kekerasan seksual. Kegiatan dilaksanakan di SDN 2 Tlogorandu dengan metode penyuluhan interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, simulasi, serta evaluasi pemahaman siswa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan area privasi tubuh, perbedaan safe touch dan unsafe touch, pentingnya menjaga batasan tubuh, keberanian mengatakan "tidak" terhadap perlakuan yang tidak pantas, serta pentingnya melaporkan kejadian kepada orang dewasa yang dipercaya. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa dan tanya jawab pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami konsep area privasi, mampu membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman, serta mengetahui langkah-langkah perlindungan diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengarah pada kekerasan seksual. Edukasi Body Safety terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perlindungan diri sehingga dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Copyrights © 2026