Ika Sulistyarini
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Penguatan Kemampuan Berbahasa Inggris bagi Pengurus dan Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Salatiga: Assistance Program on Strengthening English Language Skills for the Board and Members of Association of Women’s Organizations of Salatiga City Farida Indri Wijayanti; Budiasih; Yusti Arini; Nestiani Hutami; Ika Sulistyarini
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9430

Abstract

Seiring meningkatnya interaksi global, kemampuan berbicara di depan umum perlu didukung oleh penguasaan bahasa Inggris sebagai kompetensi penting bagi individu dan organisasi dalam memfasilitasi komunikasi lintas negara serta memperluas akses terhadap informasi, pengetahuan, dan peluang kerja sama. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan penguatan kemampuan berbahasa Inggris bagi pengurus dan anggota Gabungan Organisasi Wanita kota Salatiga. Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari berbagai organisasi wanita. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif pada tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya untuk kebutuhan fungsional dalam interaksi penyambutan tamu asing dan presentasi organisasi. Pihak Gabungan Organisasi Wanita mengharapkan adanya kegiatan lanjutan sebagai tindak lanjut dari program ini karena manfaat yang dirasakan bagi pengembangan kapasitas organisasi.
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN KONSUMEN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM PADA JUAL BELI CABAI BUMDES TLOGORANDU Nurani Fitrian Azzahra; Naswa Aulia Rahma; Ivan Syiwa Pratama; Ika Sulistyarini
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.263

Abstract

Penjualan hasil pertanian melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang harus diselenggarakan dengan memperhatikan perlindungan terhadap hak-hak konsumen. Dalam praktiknya, transaksi jual beli tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus menjunjung prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan sebagaimana diatur dalam hukum positif dan Hukum Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip perlindungan konsumen dalam perspektif Hukum Islam pada transaksi jual beli cabai di BUMDes Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengelola BUMDes dan konsumen, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli cabai di BUMDes Tlogorandu telah menerapkan prinsip kejujuran, keterbukaan informasi mengenai harga dan kualitas produk, serta memberikan kesempatan kepada konsumen untuk memeriksa kondisi barang sebelum transaksi dilakukan. Namun, mekanisme penanganan keluhan dan standar pelayanan kepada konsumen masih perlu disempurnakan agar perlindungan hukum dapat terlaksana secara optimal. Ditinjau dari perspektif Hukum Islam, praktik tersebut telah mencerminkan prinsip shidq, amanah, al-'adl, serta menghindari unsur gharar dan tadlis. Oleh karena itu, penguatan sistem perlindungan konsumen diperlukan guna mewujudkan transaksi yang adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip fiqh muamalah.
ANALISIS PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR TENTANG AREA PRIVASI MELALUI EDUKASI BODY SAFETY Adrianto Adrianto; Saifudin Nasrullah Al’af; Aprilia Devi Rahmawati; Rizki Alifiana Saputri; Ika Sulistyarini
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.264

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak terhadap perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor yang meningkatkan kerentanan anak terhadap kekerasan seksual adalah rendahnya pemahaman mengenai area privasi tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep area privasi melalui edukasi Body Safety sebagai upaya preventif terhadap kekerasan seksual. Kegiatan dilaksanakan di SDN 2 Tlogorandu dengan metode penyuluhan interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, simulasi, serta evaluasi pemahaman siswa. Materi yang diberikan mencakup pengenalan area privasi tubuh, perbedaan safe touch dan unsafe touch, pentingnya menjaga batasan tubuh, keberanian mengatakan "tidak" terhadap perlakuan yang tidak pantas, serta pentingnya melaporkan kejadian kepada orang dewasa yang dipercaya. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa dan tanya jawab pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memahami konsep area privasi, mampu membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman, serta mengetahui langkah-langkah perlindungan diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengarah pada kekerasan seksual. Edukasi Body Safety terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perlindungan diri sehingga dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INKLUSIF MELALUI EDUKASI BATASAN TUBUH UNTUK PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DI SD NEGERI 2 TLOGORANDU Sihah Annisa Rahma; Hannum Ramadhina Azzahra; Andriyani Puspitasari; Aprilya Rohana Nur Aini; Ika Sulistyarini
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.265

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak. Rendahnya pemahaman anak mengenai batasan tubuh (body boundaries) menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kekerasan seksual. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang batasan tubuh, hak atas tubuh, serta cara melindungi diri dari tindakan kekerasan seksual melalui edukasi body boundaries di SD Negeri 2 Tlogorandu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman siswa mengenai bagian tubuh pribadi, perbedaan sentuhan aman (safe touch) dan sentuhan tidak aman (unsafe touch), serta langkah yang harus dilakukan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi body boundaries mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga batasan tubuh, mengenali bentuk sentuhan yang tidak aman, serta keberanian untuk melapor kepada orang dewasa yang dipercaya. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan mendukung perlindungan anak. Dengan demikian, edukasi body boundaries merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis inklusivitas yang efektif sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak di lingkungan sekolah.