Agribisnis mencakup seluruh rangkaian aktivitas, mulai dari penyediaan sarana produksi, proses budidaya, pengolahan hasil, hingga pemasaran produk pertanian. Dalam rantai tersebut, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan bisnis UMKM Pia Sekar serta mengidentifikasi strategi dan langkah yang diterapkan dalam pengembangan usahanya. Penelitian dilakukan di rumah produksi Pia Sekar pada Oktober–November 2025 dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, yang terdiri atas data primer dari pemilik usaha dan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Instrumen penelitian meliputi kamera, alat perekam suara, kuesioner, dan catatan lapangan, sedangkan responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan berdasarkan enam aspek, yaitu legalitas, pasar dan pemasaran, teknis dan operasional, manajemen dan organisasi, lingkungan, serta keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pia Sekar mengalami perkembangan pada seluruh aspek tersebut. Dari sisi legalitas, usaha telah memenuhi ketentuan regulasi yang berlaku. Aspek pasar dan pemasaran berkembang melalui perluasan target pasar dari institusi ke ritel oleh-oleh, didukung promosi digital dan pembaruan kemasan. Pada aspek teknis dan operasional diterapkan sistem produksi berbasis pesanan. Manajemen usaha masih sederhana dan terpusat pada pemilik dengan hubungan kerja yang harmonis. Dari aspek lingkungan, limbah produksi dikelola melalui pemanfaatan kembali, daur ulang, dan pengomposan. Aspek keuangan menunjukkan kemandirian modal tanpa pembiayaan eksternal disertai marjin keuntungan yang stabil. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian komprehensif perkembangan bisnis UMKM berdasarkan enam aspek tersebut sekaligus mengidentifikasi strategi pengembangan usaha yang diterapkan Pia Sekar.
Copyrights © 2026