Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial pada siswa yang berperan sebagai bystander dalam situasi bullying. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional ini melibatkan 349 siswa SMP yang teridentifikasi sebagai bystander yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan screening bullying vignette. Perilaku prososial diukur menggunakan Prosocial Tendencies Measure (PTM), sedangkan konformitas teman sebaya diukur menggunakan Informational and Normative Conformity Scale. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner self-report dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana setelah memenuhi uji asumsi normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial (B = 0,234, p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 4,6% (R² = 0,046). Temuan ini menunjukkan bahwa konformitas dapat menjadi mekanisme sosial yang mendorong munculnya perilaku menolong pada bystander ketika norma kelompok bersifat positif. Oleh karena itu, penguatan empati, penalaran moral, dan iklim sekolah yang suportif disarankan untuk meningkatkan perilaku prososial dalam konteks bullying. Keywords: konformitas teman sebaya; perilaku prososial; bystander; bullying; remaja
Copyrights © 2026