Praktikum ini bertujuan untuk mengamati mekanisme osmosis dan difusi pada telur bebek dalam proses pembuatan telur asin. Metode yang diterapkan Adalah eksperimen dengan perlakuan pengasinan menggunakan garam kasar dan abu cuci piring selama priode dua minggu. Hasil praktikum memperlihatkan bahwa seluruh sampel telur berhasil berubah menjadi telur asin dengan rasa asin yang merata, tekstur putih telur lebih padat, dan kuning telur yang menunjukkan tekstur lebih masir. Perubahan karakteristik tersebut membuktikan bahwa osmosis dan difusi aktif berlangsung selama proses pengasinan telur.
Copyrights © 2026