Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika jarak tempuh mahasiswa serta hubungannya dengan aktivitas akademik dan kehidupan sosial di perguruan tinggi. Jarak tempuh dipandang sebagai salah satu faktor eksternal yang dapat memengaruhi efektivitas proses belajar, tingkat kehadiran, pengelolaan waktu, hingga intensitas interaksi sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah, artikel akademik, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan mobilitas mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa yang menempuh perjalanan lebih jauh cenderung menghadapi kelelahan fisik, keterbatasan waktu belajar, serta menurunnya keterlibatan dalam kegiatan sosial maupun organisasi kampus. Sebaliknya, mahasiswa dengan akses tempat tinggal yang lebih dekat ke kampus umumnya memiliki peluang lebih besar untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan akademik dan sosial. Selain itu, faktor transportasi, kondisi ekonomi, dan lingkungan tempat tinggal turut memengaruhi pola aktivitas mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan. Dengan demikian, jarak tempuh tidak hanya berkaitan dengan aspek mobilitas, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pengalaman akademik dan interaksi sosial mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026