Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan modul ajar digital berbasis kearifan lokal tradisi Mbolo Rasa untuk memperkuat pendidikan karakter siswa SMP. Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam sumber belajar digital, sehingga pembelajaran IPS belum sepenuhnya mampu menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan research and development yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan modul, pengembangan prototipe, validasi ahli, implementasi terbatas, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan evaluasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi mbolo rasa mengandung nilai musyawarah, tanggung jawab, gotong royong, toleransi, dan etika sosial yang relevan dengan tujuan pembelajaran IPS dan penguatan pendidikan karakter. Modul digital yang dikembangkan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam aktivitas pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Implementasi modul diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sosial, literasi budaya, motivasi belajar, dan karakter peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis terhadap pengembangan pembelajaran berbasis kearifan lokal pada era digital.
Copyrights © 2026