Kosakata bahasa Inggris yang memadai merupakan prasyarat fundamental bagi perkembangan literasi akademik mahasiswa di pendidikan tinggi; namun, penguasaannya masih sangat terbatas di kalangan mahasiswa LPTK di Indonesia Tengah akibat dominasi instruksi konvensional yang tidak responsif terhadap kebutuhan belajar individual. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis efektivitas pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbasis teknologi adaptif dalam meningkatkan literasi akademik mahasiswa di salah satu LPTK Kota Mataram; dan (2) mengukur besaran peningkatan literasi akademik melalui pendekatan adaptif dibandingkan pembelajaran konvensional. Desain kuasi-eksperimen Non-Equivalent Control Group diterapkan dengan 60 mahasiswa (n = 30 per kelas). Data dikumpulkan menggunakan tes literasi akademik berbasis kosakata tervalidasi (10 butir, skor maksimum 100) dan dianalisis melalui uji Shapiro-Wilk, Levene, uji-t independen, N-Gain, dan Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan skor postes antara kelas eksperimen dan kontrol (t = 9,58; p < 0,001); (2) N-Gain kelas eksperimen g = 0,73 (kategori tinggi) dibandingkan kontrol g = 0,36 (kategori sedang); dan (3) effect size besar (d = 1,43). Simpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi pembelajaran kosakata berbasis teknologi adaptif secara substansial dan berkeadilan meningkatkan literasi akademik mahasiswa LPTK di Kota Mataram.
Copyrights © 2026