Rendahnya keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, dan kerja sama murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Belitung Selatan 1 menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan ketiga keterampilan tersebut serta hasil belajar melalui model PANDAI yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Think Pair Share. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan terhadap 30 murid kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, kerja sama, serta penilaian hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 78% menjadi 100%, aktivitas murid dari 30% menjadi 87%, keterampilan pemahaman konsep dari 27% menjadi 90%, komunikasi lisan dari 24% menjadi 87%, kerja sama dari 30% menjadi 93%, serta hasil belajar yang mencapai ketuntasan klasikal pada ranah kognitif (90%), afektif (100%), dan psikomotorik (100%). Temuan ini menunjukkan bahwa model PANDAI efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia serta layak dijadikan alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026