Rendahnya motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan kerja sama, pada mata pelajaran matematika disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang diaplikasikan tidak beragam, permasalahan atau tugas yang diberikan belum berbasis HOTS, dan minimnya kegiatan diskusi kelompok saat pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan kerja sama melalui model pembelajaran PANTING. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam empat pertemuan di kelas IV SDN 2 Nusa Indah, berjumlah 20 orang (11 laki-laki, 9 perempuan) pada semester II tahun pelajaran 2025/2026. Data diperoleh dari observasi serta tes tertulis kelompok dan idividu. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif serta kecendrungan analisis yang disajikan dalam tabel, grafik, dan persentase. Hasilnya, motivasi belajar dari 50% meningkat menjadi 90%, kemampuan pemecahan dari 40% menjadi 85%, dan kerja sama dari 45% menjadi 90%. Penggunaan model PANTING dapat terlaksana dan bisa membawa motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan kerja sama dalam mata pelajaran matematika mengalami peningkatan, sehingga bisa dijadikan jalan alternatif kegiatan pembelajaran yang inovatif, interaktif, serta kooperatif untuk siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026