Pendidikan abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi, namun kemampuan tersebut pada murid kelas V SDN 1 Panggung Hulu Sungai Tengah masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan hasil belajar melalui penerapan model BANGSA yang mengintegrasikan PBL, NHT, dan Talking Stick. Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 20 murid kelas V. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, murid, berpikir kritis, komunikasi, dan hasil belajar. Aktivitas guru meningkat dari 78% menjadi 100%, aktivitas murid dari 25% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 25% menjadi 85%, keterampilan komunikasi dari 20% menjadi 85%, dan ketuntasan hasil belajar dari 25% menjadi 85%. Penelitian menunjukkan bahwa model BANGSA mampu menjadi alternatif inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 sehingga meningkatnya hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar
Copyrights © 2026