Rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran matematika dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan murid dalam kegiatan belajar belum optimal. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar melalui penerapan model SINERGI. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama empat pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 24 murid kelas V SDN 3 Cempaka Kota Banjarbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan murid, lembar observasi keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kerja sama, serta tes hasil belajar. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek yang diamati mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Aktivitas guru meningkat dari 73% menjadi 100%, aktivitas murid dari 29% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis dari 21% menjadi 83%, keterampilan kerja sama dari 25% menjadi 88%, dan hasil belajar dari 38% menjadi 96%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model SINERGI dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, daan hasil belajar matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026