Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangmya keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, serta karakter WASAKA (kerja keras) dipembelajaran IPAS sekolah dasar. Upaya perbaikan dilakukan melalui kombinasi model PBL, Make a Match, dan NHT. Penelitian ini berfokus pada analisis aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerjasama, karakter WASAKA (kerja keras) dalam proses pendidikan IPAS. Metode yang diterapkan adalah PTK yang dilakukan dalam empat sesi. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 13 siswa kelas IV di sekolah dasar. Hasil dari studi menunjukkan adanya kemajuan dalam setiap variabel yang diteliti. Aktivitas guru memperoleh skor 32 dengan kategori sangat baik, aktivitas murid mencapai 92% kategori sangat aktif, keterampilan berpikir kritis mencapai 100% kategori sangat kritis, keterampilan kerja sama mencapai 100% kategori sangat terampil, karakter WASAKA (kerja keras) mencapai 92% kategori sudah membudaya, sedangkan hasil belajar murid mencapai ketuntasan klasikal sebesar 100%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kombinasi model PBL, Make a Match, dan NHT mampu meningkatkan kualitas proses maupun hasil pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026