Keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kerja sama merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, tetapi siswa kelas IV masih menunjukkan keterlibatan rendah dalam memahami masalah, menganalisis informasi, dan bekerja dalam kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar melalui model BAGAWI. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 16 siswa kelas IV SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kecenderungan seluruh aspek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 72% menjadi 97%, aktivitas siswa dari 19% menjadi 94%, berpikir kritis dari 19% menjadi 88%, pemecahan masalah dari 25% menjadi 88%, dan kerja sama dari 25% menjadi 94%. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik mencapai 88%, 94%, dan 88%. Model BAGAWI dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Copyrights © 2026