Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial

Transformasi Teritorialitas Adat Mentawai di tengah Intervensi Negara

Edi Indrizal (Universitas Andalas)
Ade Irwandi (Univeristas Andalas)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam transformasi teritorialitas adat Mentawai di Pulau Siberut dalam konteks intervensi pembangunan negara, rezim konservasi, dan ekspansi komoditas. Empat ranah ruang adat Orang Mentawai yaitu pulaggaijat, leleu, pumonean, dan onaja merupakan basis ekologis, genealogis, dan kepercayaan yang mendefinisikan tata ruang dan hubungan manusia–lingkungan. Sejak 1950-an, program PKMT/KAT, pembentukan desa administratif, serta proses konservasi dan ekstraktivisme negara telah menggeser sibakkat laggai dari ruang adat menjadi kawasan industri dan konservasi, sehingga membatasi akses dan melemahkan otoritas sikabukat uma. Penelitian ini menggunakan metode etnografi pada wilayah di Pulau Siberut, dengan pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis tematik dengan kerangka ekologi politik, teritorialitas masyarakat adat, dan dekolonialitas. Temuan menunjukkan bahwa pengambilalihan hutan ke dalam zona konsesi dan taman nasional memicu disposesi ekologis, fragmentasi ruang adat, dan transformasi sistem pangan serta perladangan campuran menuju komoditas pasar. Perubahan ini menciptakan dualisme tata kelola antara negara dan lembaga adat, namun masyarakat Mentawai tetap melakukan negosiasi melalui revitalisasi ruang adat dan upaya pengakuan sibakkat laggai sebagai hutan adat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIIS

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, 6 bulanan dan jurnal ilmiah ini berisikan tulisan, artikel dan hasil penelitian yang menyangkut bidang ilmu ...