Rendahnya tingkat kreativitas siswa sekolah dasar dalam pembelajaran seni disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang masih lebih berfokus pada hasil akhir daripada proses kreatif, sehingga membatasi kesempatan siswa untuk mengekspresikan ide dan imajinasi secara bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kreativitas siswa sekolah dasar melalui kegiatan menggambar berbasis bentuk lingkaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas II dan kelas V sekolah dasar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi hasil gambar siswa yang dianalisis berdasarkan indikator kreativitas Torrance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa berkembang sesuai dengan usia dan pengalaman belajar. Siswa kelas tinggi menghasilkan gambar yang lebih kompleks dan rinci dibandingkan siswa kelas rendah. Kegiatan menggambar berbasis bentuk lingkaran mampu membantu siswa mengembangkan ide, imajinasi, dan kemampuan berpikir kreatif. Oleh karena itu, kegiatan ini dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mendukung perkembangan kreativitas siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026