Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published

KRITIK DAN RESPON ULAMA KLASIK TERHADAP PENDEKATAN HISTORIS MODERN DALAM TAFSIR AL-QUR’AN: ANTARA PENJAGAAN OTORITAS WAHYU DAN TUNTUTAN KONTEKSTUALISASI

Zaimah (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau)
Diyah Pratiwi (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau)
Muhith (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Kepulauan Riau)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini membahas kritik ulama klasik dan respon pemikir modern terhadap pendekatan historis modern dalam tafsir Al-Qur’an. Pendekatan historis modern menekankan pentingnya konteks sosial, budaya, dan sejarah dalam memahami wahyu agar penafsiran Al-Qur’an tetap relevan dengan perkembangan zaman. Namun, pendekatan ini mendapat kritik dari ulama klasik karena dianggap berpotensi menimbulkan relativisme makna, desakralisasi wahyu, dan melemahkan otoritas Al-Qur’an sebagai kalam Allah yang universal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikir modern seperti Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, dan Mohammed Arkoun berupaya menjembatani teks wahyu dan realitas modern melalui kontekstualisasi nilai-nilai universal Al-Qur’an. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dialog antara tafsir klasik dan pendekatan historis modern dapat menghasilkan paradigma tafsir moderat yang tetap menjaga otoritas wahyu sekaligus responsif terhadap tantangan kontemporer.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

didaktik

Publisher

Subject

Education

Description

Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua ...