Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap moderasi beragama mahasiswa PGMI kelas 4C UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui penilaian diri berbasis level afektif. Moderasi beragama menjadi hal penting dalam kehidupan masyarakat yang majemuk karena mampu menumbuhkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta menolak tindakan kekerasan dan intoleransi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert 4 poin yang disebarkan menggunakan Google Forms. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan interpretasi hasil jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI kelas 4C memiliki tingkat moderasi beragama yang sangat baik. Hal tersebut terlihat dari tingginya persentase jawaban positif pada indikator toleransi, penghormatan terhadap perbedaan agama, penyelesaian konflik secara damai, serta penolakan terhadap tindakan bullying dan kekerasan. Sebagian besar mahasiswa menunjukkan sikap terbuka dalam berinteraksi dengan teman yang berbeda agama serta mampu menjaga hubungan sosial yang harmonis di lingkungan kampus. Penelitian ini menunjukkan bahwa aspek afektif memiliki peranan penting dalam membentuk karakter moderasi beragama mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Copyrights © 2026