Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika gerakan lompat jauh sebagai upaya strategi dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa kelas enam SD Negeri 207 Lemo Lemo. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan teknik dasar atletik di kalangan siswa, khususnya lompat jauh, yang seringkali diajarkan tanpa pemahaman mekanika yang mendalam. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi rubrik observasi biomekanika, analisis video menggunakan perangkat lunak Kinovea, dan tes psikomotorik. Analisis biomekanika difokuskan pada empat fase kritis: lari awalan (pemeliharaan kecepatan), tolakan (gaya reaksi tanah dan sudut tolakan), melayang (stabilitas pusat massa), dan mendarat (penyerapan dampak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip biomekanika dalam proses pembelajaran secara signifikan memperbaiki kesalahan teknis, seperti sudut tolakan yang tidak efisien dan kekurangan daya ledak. Hasil belajar menunjukkan peningkatan substansial dari tingkat ketuntasan awal sebesar 30% pada prasiklus menjadi 85% pada Siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan biomekanika memberikan kerangka kerja yang lebih objektif dan terukur untuk pendidikan jasmani, yang mengarah pada peningkatan kinerja motorik dan prestasi akademik pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026