Sikap pilih kasih orang tua merupakan salah satu bentuk pola asuh yang dapat memengaruhi perkembangan emosional dan hubungan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sikap pilih kasih orang tua serta dampaknya terhadap kondisi emosional, hubungan keluarga, dan kehidupan sosial anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh mahasiswa berusia 18–21 tahun sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap pilih kasih ditunjukkan melalui perbedaan perhatian, penghargaan, dukungan, dan kebebasan yang diberikan kepada anak. Dampak yang muncul berupa perasaan sedih, kecewa, iri, rendah diri, menjauh dari keluarga, serta kesulitan dalam hubungan sosial. Meskipun demikian, sebagian informan menilai bahwa perbedaan perlakuan dapat diterima apabila disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya keadilan, kasih sayang yang seimbang, dan dukungan emosional dalam keluarga.
Copyrights © 2026