Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan sarana dan prasarana olahraga di SMA Negeri 16 Bone dalam mendukung kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terstruktur dengan guru PJOK serta koordinator sarana sekolah, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan sarana dan prasarana olahraga di SMA Negeri 16 Bone secara keseluruhan mencapai 65,4 persen yang termasuk dalam kategori cukup layak. Prasarana berupa lapangan bola voli dan lapangan takraw memperoleh persentase tertinggi sebesar 76% dan termasuk kategori layak, sementara sarana permainan seperti bola voli, bola basket, bola takraw, matras senam, dan raket badminton berada pada kategori cukup layak dengan persentase antara 59% hingga 71%. Peralatan atletik berupa peluru, cakram, dan lembing memperoleh persentase 65% dan termasuk kategori cukup layak dengan catatan jumlah yang terbatas. Kendala utama yang ditemukan adalah terbatasnya anggaran sekolah untuk pengadaan, belum adanya jadwal pemeliharaan rutin, dan tidak tersedianya gudang khusus penyimpanan peralatan olahraga. Penelitian ini merekomendasikan pemeliharaan berkala, alokasi anggaran yang proporsional, dan kerja sama dengan dinas pemuda dan olahraga setempat guna meningkatkan kelayakan sarana olahraga sehingga tujuan pembelajaran PJOK dapat tercapai secara optimal.
Copyrights © 2026