Perencanaan struktur bangunan beton bertulang membutuhkan kehati-hatian dalam menentukan jumlah tulangan agar bangunan aman dan hemat. Metode manual masih sering digunakan, namun bisa menghasilkan desain yang terlalu aman dan tidak efisien. Penelitian ini bertujuan membandingkan kebutuhan tulangan pada balok dan kolom antara metode manual dan software RCDC diĀ Gedung B1 Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Pemodelan struktur dilakukan dengan menggunakan ETABS berdasarkan kondisi bangunan yang sudah ada. Gaya dalam Momen, Geser, dan Aksial sebagai dasar perhitungan tulangan manual dengan mengacu SNI 2847:2019, serta untuk desain RCDC. Hasil kedua metode dibandingkan berdasarkan luas tulangan dan persentase perbedaan kebutuhan tulangan. Hasil analisis menunjukan bahwa penggunaan RCDC cenderung menghasilkan kebutuhan tulangan yang lebih efisiensi dibanding metode manual tanpa mengurangi kekuatan struktur. Efisiensi yang diperoleh menunjukkan penghematan material dan waktu perencanaan, sehingga penggunaan RCDC dianjurkan dalam perencanaan struktur beton bertulang
Copyrights © 2026