Stigma masyarakat adalah suatu bentuk penilaian atau stereotip negatif yang berupa pelabelan bahwa santri hanya cocok berkarir di bidang keagamaan, sehingga membatasi pandangan masyarakat terhadap pilihan karir santri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi santri terhadap stigma masyarakat dan upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi stigma masyarakat santri dan ustadzah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik serta teknik pengambilan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa santri di Dayah Daruzzahidin memiliki persepsi yang beragam terhadap stigma masyarakat, yaitu memengaruhi keyakinan dalam menentukan pilihan karir, adanya ekspektasi masyarakat terhadap profesi tertentu bagi lulusan dayah, tidak merasa terganggu oleh adanya stigma, serta menjadikan stigma masyarakat sebagai motivasi. Upaya yang dilakukan santri dan ustadzah dalam menghadapi stigma masyarakat meliputi penguatan motivasi diri, mencari dukungan keluarga dan ustadzah, membuktikan kemampuan, serta pemberian pendampingan dari ustadzah.
Copyrights © 2026