Abstrak Pelatihan pembuatan konten kreatif berbahasa Rejang sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di era digital bertujuan untuk mendukung pelestarian dan revitalisasi bahasa Rejang pada kalangan remaja. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni penggunaan bahasa Rejang di dalam pergaulan sehari-hari pada kalangan remaja mulai jarang ditemukan, bahasa Rejang berisiko mengalami kepunahan secara perlahan. Permasalahan lainya yaitu pemanfaatan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook masih kurang maksimal hanya sebatas pada hiburan saja. Solusi yang ditawarkan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah dengan menyelenggarakan program pelatihan pembuatan konten kreatif berbahasa Rejang. Pelaksanaan kegiatan ini mencakup lima sesi, mulai dari sosialisasi bahasa Rejang, pelatihan komunikasi dasar, pelatihan teknis pembuatan dan editing video, pendampingan produksi konten, hingga publikasi hasil karya di media sosial. Peserta memperoleh keterampilan berbahasa Rejang sekaligus kemampuan teknis membuat konten digital meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan perangkat, literasi digital, dan kesulitan penggunaan bahasa. Evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori baik dalam menghasilkan konten kreatif berbahasa Rejang. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan kemampuan peserta sekaligus mendorong upaya pelestarian bahasa Rejang di era digital. Kata kunci: Konten kreatif, bahasa Rejang, dan era digital.
Copyrights © 2026