Pelabuhan Penyeberangan Wailey merupakan salah satu pelabuhan yang berperan penting untuk melayani kegiatan transportasi antar-pulau di Provinsi Maluku. Pelabuhan Penyeberangan Wailey terdapat di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Pelabuhan Wailey merupakan simpul pergerakan dari Pulau Seram menuju ke Pulau Saparua dan Pulau Nusalaut melalui Pelabuhan Penyeberangan Umeputih di Desa Kulur, Pemenuhan kebutuhan infrastruktur pelabuhan penyeberangan dalam menunjang transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat disatu sisi merupakan keharusan demi menjamin kemanfaatan bagi Masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), namun disisi lain membutuhkan informasi tentang arahan perencanaan dan pengembangan, terutama perencanaan kapasitas setiap fasilitas agar sesuai dengan kebutuhan riil, dan penataan kawasan pelabuhan agar dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan muatan di Pelabuhan Penyeberangan Wailey di Kabupaten Seram Bagian Barat, mengetahui kebutuhan infrastruktur Pelabuhan Penyeberangan Wailey di Kabupaten Seram Bagian Barat, merencanakan penataan kawasan Pelabuhan Penyeberangan Wailey di Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertumbuhan muatan rata-rata pada Pelabuhan Penyeberangan Wailey adalah sebesar 3,19%/tahun untuk penumpang, 9,24%/tahun untuk barang, 11,27%/tahun untuk kendaraan R-2 dan 4,94%/tahun untuk kendaraan R-4. Kebutuhan infrastruktur yang direncanakan pada Pelabuhan Penyeberangan Wailey, adalah: (1) Fasilitas ruang perairan, terdiri dari dermaga 1unit dan kapal 1unit untuk 2 trip pelayaran/hari. Sedangkan untuk fasilitas darat dibutuhkan lahan seluas 748,53 m2 untuk pengembangan gedung terminal dan areal parkir kendaraan. Kawasan Pelabuhan Penyeberangan Wailey yang direncanakan dapat menjamin kelancaran proses bongkar-muat serta keamanan dan kenyamanan pengguna.
Copyrights © 2026