Kajian antropolinguistik terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelestarian dan digitalisasi bahasa sebagai identitas budaya. Penelitian ini merupakan sebuah tinjauan literatur yang bertujuan untuk mengkaji perkembangan penelitian mengenai leksikon dalam perspektif antropolinguistik, khususnya pada integrasi pendekatan teknologi dalam upaya dokumentasi dan analisis bahasa. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka sistematis dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan sumber akademik terkait antropolinguistik, leksikon, serta pemanfaatan teknologi dalam linguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa leksikon bukan hanya berfungsi sebagai kumpulan kosakata, tetapi juga merepresentasikan nilai, pengetahuan, dan praktik budaya masyarakat. Selain itu, implementasi teknologi seperti Natural Language Processing (NLP), digital text mining, dan platform pelestarian bahasa berbasis digital mulai memperkuat upaya pemetaan dan analisis leksikon secara lebih efektif. Oleh karena itu, kolaborasi interdisipliner antara linguistik dan teknologi dapat menjadi alternatif solusi dalam melestarikan bahasa serta memperluas wawasan kajian antropolinguistik di era digital.
Copyrights © 2026