Permasalahan yang dihadapi mitra masyarakat Desa Sungai Selodang adalah melimpahnya limbah kulit jeruk yang belum termanfaatkan secara optimal sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, masyarakat juga masih terbatas dalam keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi lilin aromaterapi dan semprot alami pengusir nyamuk yang ramah lingkungan dan bernilai jual. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi mengenai manfaat kulit jeruk, workshop pembuatan produk, serta pendampingan praktik secara langsung.Kemudian workshop pemasaran untuk usaha UMKM. Mitra yang terlibat adalah ibu rumah tangga . Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi terhadap keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 80% dan keterampilan pembuatan produk sebesar 75%. Produk yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat mengurangi limbah organik, tetapi juga memberikan peluang usaha baru yang berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga. Dengan demikian, program ini berdampak pada peningkatan softskill, hardskill, serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Selain melaksanakan sosialisasi mengenai pemanfaatan kulit jeruk menjadi usaha umkm, kami juga melakukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran offline dan online untuk pelaku usaha UMKM. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan kulit jeruk dapat menjadi strategi kreatif yang efektif untuk menjadi inovasi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha UMKM di Desa Sungai Selodang dan juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan nilai jual produk serta penguatan pasar melalui pemanfaatan digital.
Copyrights © 2026