JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026

PEMANFAATAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana) SEBAGAI POTENSI PENGEMBANGAN OBAT HERBAL DIDESA HILISANGOWO’LA KECAMATAN LOLOMATUA

Adam Smith Bago (Universitas Nias Raya)
Silvin Yanti Laia (Universitas Nias Raya)
Intan Bestari Bu’ulolo (Universitas Nias Raya)
Intra Damai Jaya Halawa (Universitas Nias Raya)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan yang terdapat pada ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) serta peluang pemanfaatannya sebagai bahan dasar pengembangan obat herbal di Desa Hilisangowo’la, Kecamatan Lolomatua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan observasi sederhana di lapangan. Penelitian ini didukung oleh kajian pustaka terkait kandungan senyawa aktif pada kulit manggis serta pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber ilmiah mengenai kandungan senyawa bioaktif kulit manggis, seperti xanton, flavonoid, dan tanin, serta hasil observasi mengenai pemanfaatan tanaman herbal oleh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat Desa Hilisangowòla Kecamatan Lolomatua tentang pemanfaatan kulit manggis (Garcinia mangostana) sebagai antioksidan masih rendah hingga sedang. Kulit manggis dapat diolah secara sederhana menjadi ekstrak herbal yang berpotensi sebagai minuman kesehatan. Ekstrak ini berfungsi sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Penggunaannya memberikan efek positif seperti tubuh terasa lebih segar dan lebih bugar, meskipun tingkat efektivitasnya berbeda pada setiap individu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kulit manggis (Garcinia mangostana) memiliki potensi besar sebagai bahan pengembangan obat herbal alami karena kandungan antioksidannya yang tinggi serta manfaatnya bagi kesehatan. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan melalui metode eksperimen dan uji klinis untuk mengetahui efektivitas, keamanan, serta dosis penggunaan ekstrak kulit manggis agar dapat dikembangkan menjadi obat herbal yang lebih terstandar. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bahan alami secara tepat sebagai alternatif pengobatan yang aman dan ramah lingkungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ED

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Computer Science & IT Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan ...