Matematika adalah sebuah ilmu pasti yang memang selama ini menjadi induk dari segala ilmu pengetahuan di dunia ini. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model Problem Based Learning dan Project Based Learning pada materi sifat-sifat bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres Borong Kaluku Kabupaten Gowa dengan melibatkan peserta didik kelas V dengan jumlah 57 peserta didik sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang diajar dengan model Problem Based Learning mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 49,33 pada pretest menjadi 81,26 pada posttest. Sementara itu, kelas yang diajar dengan model Project Based Learning mengalami peningkatan dari 43,33 menjadi 76. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran terhadap hasil belajar matematika peserta didik. Dengan demikian, kedua model pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar, namun Problem Based Learning menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan Project Based Learning.
Copyrights © 2026