Anak sebagai masa depan bangsa sering menjadi korban kekerasan di sekolah, rumah dan lingkungan. Propinsi Sumatera Barat mengalami peningkatan yang siknifikan terhadap kekerasan anak beberapa tahun terakhir. Kabupaten Pasaman memiliki kasus tertinggi sebanyak 128 selama beberapa tahun terakhir. Banyaknya kasus kekerasan anak di Kabupaten Pasaman menjadi perhatian pemerintah termasuk instusi pendikan untuk mencarikan berbagai solusi untuk dapat mengurangi kekerasan terhadap anak. Keterliban institusi pendidikan melalui guru Pendidikan Agama Islam diharapkan menjadi garda terdepan dalam menangani kekerasan terhadap anak. Namun permasalahannya guru guru PAI terutama di Kabupaten Pasaman belum begitu berperan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan guru PAI yang tergabung dalam Asosiasi Guru PAI Indonesia (AGPAII) Kabupaten Pasaman terkait pendidikan karakter dan program pencegahan kekeran terhadap anak. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukan terjadi peningkatan sebesar 66% pengetahuan anggota dan pengurus AGPAII Kabupaten Pasaman terkait pendidikan karakter dan implementasinya di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026