Penelitian ini bertujuan menganalisis kurikulum berbasis cinta di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura melalui tiga fokus utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis cinta yang menekankan empati dan martabat peserta didik, menilai perannya dalam membangun solidaritas sosial (mekanik dan organik), serta menganalisis kontribusinya terhadap integrasi moral, pembentukan karakter, dan kesadaran sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta diterapkan melalui praktik nyata di kelas dan aktivitas sekolah, membangun budaya sekolah yang humanis dan inklusif. Kurikulum ini menumbuhkan solidaritas sosial melalui kerja sama, partisipasi komunitas, dan interaksi yang saling mendukung. Selain itu, kurikulum berbasis cinta berkontribusi pada integrasi moral dan pembentukan karakter, sehingga peserta didik menunjukkan sikap jujur, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026