Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penyuluhan Psikoedukatif untuk Meningkatkan Kesehatan Mental dan Motivasi Akademik Siswa Madrasah Ibtidaiyah Raudatul Hasanah; Ayu uswatun Khasanah; Arini Safitri; Desi Erawati; Muhammad Hafiz Karimi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5190

Abstract

Abstrak Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Ibtidaiyah mengenai kesehatan mental, pengenalan emosi, serta motivasi akademik. Kegiatan diawali dengan asesmen kebutuhan melalui observasi kelas, wawancara guru, serta mengidentifikasi permasalahan belajar dan emosional yang dialami siswa. Selanjutnya penyuluhan dilakukan dengan metode psikoedukasi partisipatif melalui permainan pemantik, ceramah interaktif, dan media visual untuk memudahkan siswa memahami konsep psikologis yang abstrak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali lebih banyak jenis emosi, memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta menerapkan strategi regulasi emosi sederhana seperti teknik pernapasan dan berbagi cerita dengan orang dewasa. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar melalui penyusunan tujuan harian serta kesadaran untuk meminta bantuan ketika mengalami kesulitan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap literasi emosional dan motivasi akademik siswa sehingga berpotensi mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan suportif.
Symbolic Interpretation of Prophet Moses’ Sandals in QS. Ṭāhā [20]:12: A Semiotic Analysis Based on Charles Sanders Peirce’s Theory Syifa Syifa; Desi Erawati; Nor Faridatunnisa
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 11 No. 1 (2026): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v11i1.10255

Abstract

The Qur’an contains many symbolic narratives, necessitating a reading that goes beyond the literal and requires an interpretive unpacking of meaning. This study is motivated by the importance of understanding the Qur’an in an open-minded manner. This research is a qualitative library study. The method employs descriptive-analytical analysis using sources from classical exegesis, contemporary exegesis, and other relevant books. The data will be analyzed through Charles Sanders Peirce’s triadic semiotic framework. The research findings indicate that sandals are not merely interpreted as footwear but as a symbol of humanity’s connection to the profane world. From the semiotic analysis, the sandal as a representament reflects the human condition of Prophet Moses; as an object, it points to worldly attachment; and as an interpretant, it gives rise to a spiritual meaning: the necessity for Moses to purify himself before entering the sacred space, namely the Valley of Tuwa. The command fa-khla‘ na‘layka (فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَ) is interpreted as a symbol of existential transformation toward a servant’s readiness to receive revelation. Therefore, this research contributes to the development of semiotic-based interpretation and can provide implications that sacredness is not enough to be realized only through external symbols, but through inner awareness, reverence when facing God which is likened to wearing a mukena for a woman.
REGENERASI KEPEMIMPINAN PATRIARKAL DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM MARTAPURA: PERSPEKTIF OTORITAS MAX WEBER Zaidan Almas; Masdar Hilmy; Desi Erawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2878

Abstract

Objective: This study aims to analyze patriarchal leadership regeneration at the Darussalam Martapura Islamic Boarding School through the perspective of Max Weber’s theory of traditional and charismatic authority. The study was conducted because previous research has predominantly examined either the charisma of religious leaders or family-based succession separately, leaving the interaction between these two dimensions in the reproduction of patriarchal leadership insufficiently explained. Method: This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving pesantren leaders, members of the founding family, administrators, teachers, students, alumni, and community leaders. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. Results: The findings reveal that leadership succession is primarily inherited by sons or male relatives of the founding family through family deliberation and consultation with senior pesantren figures. Leadership legitimacy is established through lineage, tradition, and community trust as forms of traditional authority. However, successors are also required to demonstrate religious competence, piety, authority, and charisma to gain broader acceptance. Novelty: This study finds that the reproduction of patriarchy in pesantren leadership is sustained not only through genealogical inheritance but also through charismatic legitimacy. The combination of traditional and charismatic authority reinforces the acceptance of male dominance as a legitimate and natural pattern of leadership succession within the pesantren.
Kegiatan Usaha Bulion Syariah Dalam Perspektif Skema Agil Talcott Parsons: Telaah Atas Fatwa DSN-MUI  No. 166/DSN-MUI/II/2026 Assyifa; Desi Erawati
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 11 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ijoieb.v11i1.5923

Abstract

The rapid growth of the Islamic bullion business in Indonesia has not been accompanied by adequate sharia regulatory frameworks, prompting the issuance of Fatwa DSN-MUI No. 166/DSN-MUI/II/2026 on Sharia Bullion Business Activities. This study aims to analyze the construction of this fatwa through the lens of Talcott Parsons' AGIL scheme, examining the extent to which the fatwa functions not merely as a normative Islamic legal product, but as a complete and functional social system within Indonesia's Islamic financial ecosystem. Employing a qualitative approach with library research design, data were collected through documentary analysis of the fatwa text, relevant regulations, and academic literature, analyzed using Parsons' four functional imperatives: Adaptation, Goal Attainment, Integration, and Latency. The findings reveal that the fatwa simultaneously fulfills all four AGIL functions. The Adaptation function is evidenced by the fatwa's responsiveness to Law No. 4/2023, POJK No. 17/2024, and digital transaction developments, particularly through the innovation of qabdh hukmi as an adaptation of classical fiqh to digital finance. Goal Attainment is demonstrated through the legitimization of valid contracts and the explicit prohibition of riba, gharar, and maysir. The Integration function operates through synchronization between DSN-MUI authority and OJK regulation, harmonizing classical muamalah fiqh with Indonesian positive law. The Latency function reproduces Islamic values by positioning gold as sil'ah and reinforcing normative prohibitions in economic practice. Among the four functions, integration and latency are identified as the most strategic yet most vulnerable. This study contributes a sociological dimension to Islamic law scholarship and recommends strengthening institutional coordination between DSN-MUI, OJK, and Islamic financial institutions for optimal fatwa implementation
Kurikulum Berbasis Cinta dalam Membangun Solidaritas Organik dan Integrasi Moral di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura Latifah Latifah; Masdar Hilmy; Desi Erawati
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kurikulum berbasis cinta di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura melalui tiga fokus utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis cinta yang menekankan empati dan martabat peserta didik, menilai perannya dalam membangun solidaritas sosial (mekanik dan organik), serta menganalisis kontribusinya terhadap integrasi moral, pembentukan karakter, dan kesadaran sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta diterapkan melalui praktik nyata di kelas dan aktivitas sekolah, membangun budaya sekolah yang humanis dan inklusif. Kurikulum ini menumbuhkan solidaritas sosial melalui kerja sama, partisipasi komunitas, dan interaksi yang saling mendukung. Selain itu, kurikulum berbasis cinta berkontribusi pada integrasi moral dan pembentukan karakter, sehingga peserta didik menunjukkan sikap jujur, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.
Konflik Israel-Amerika VS Iran: Analisis Perubahan Geopolitik di Timur Tengah dalam Perspektif Realisme Struktural Kenneth Waltz M. Arif Hakim; Desi Erawati; Masdar Hilmy
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik Iran–Israel yang melibatkan Amerika Serikat berdasarkan perspektif realisme struktural Kenneth Waltz. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis literatur, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait dinamika geopolitik Timur Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tersebut tidak lagi sekadar bersifat regional, tetapi mencerminkan perubahan struktur kekuasaan dalam sistem internasional yang anarkis. Eskalasi sejak 2023 memperlihatkan pergeseran dari perang proksi menuju potensi konfrontasi langsung, ditandai meningkatnya keterlibatan militer Iran dan dukungan Amerika Serikat kepada Israel sebagai upaya menjaga keseimbangan kekuatan. Konflik juga dipengaruhi oleh dilema keamanan yang mendorong peningkatan kapabilitas militer masing-masing pihak sehingga memperbesar risiko eskalasi. Selain faktor struktural, dimensi ideologis, geopolitik, serta keterlibatan aktor non-negara turut memengaruhi dinamika konflik. Temuan ini menunjukkan bahwa realisme struktural relevan menjelaskan distribusi kekuasaan, tetapi memerlukan pendekatan yang lebih integratif untuk memahami kompleksitas konflik secara menyeluruh.